01 Juni 2011
Tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan rajab. Salah satu dari 4 bulan haram (selain dzulqa’dah, dzulhijjah dan muharram), bulan yang diharamkan peperangan didalamnya.
Di bulan ini banyak masyarakat melakukan amalan2 yang tidak ada tuntunannya, mulai dari doa pembuka bulan ini, puasa khusus sampai qiyamullail khusus bulan rajab.
Lalu apa yang menyebabkan amalan2 yang tidak ada tuntunannya ini berkembang sangat marak di masyarakat?
Dan bagaimana cara yang benar menyikapi bulan rajab ini?
Agar tidak terjerumus pada amalan2 bid’ah atau malah salah menyikapi bulan ini, silahkan didengarkan ceramah mengenai bulan rajab di link ini:
http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Amalan%20Bulan%20Rajab
Kamis, 16 Juni 2011
Rabu, 15 Juni 2011
BUKU PENTING N BAGUS
bismillah
Sebagaiman kita pahami bersama bahwa hanya dengan berdzikir hati menjadi tenang. Dan perbedaaan orang yang berdzikir dan tidak bagaikan orang yang hidup dan orang yang mati.
Sang idola kita (Rasulullah) adalah orang yang paling banyak berdzikir, seperti diriwayatkan oleh ibunda Aisyah: "Rasulullah tidak pernah berhenti berdzikir setiap waktu"
Namun yang perlu diingat, dzikir adalah termasuk bagian dari ibadah. Sementara ibadah hanya akan diterima bila memenuhi dua syarat; yaitu ikhlas dan ittiba''. Ikhlas adalah memurnikan tujuan ibadah semata-mata hanya karena allah. Dan ittiba' artinya ibadah yang dilakukan harus mengikuti petunjuk dan contoh yang diberikan oleh rasulullah.
Fenomena yang terjadi di kalangan umat muslimin sat ini,tersebarnya berbagai macam amalan dzikir yang tidak bersumber dari Al Qur'an dan sunnah. Diantaranya ada yang bersumber dari hadits lemah, bahkan ada yang tidak memiliki dasar sama sekali.
Diantara buku dzikir yang ringkas dan baik serta banyak digunakan oleh para penuntut ilmu syariat adalah buku saku Hishnul Muslim yang disusun oleh Syaikh Sa'id bin Ali bin Wahf al Qahthani. Termasuk didalamnya ada dzikir PAGI dan SORE yang berdasarkan hadits shahih.
Untuk edisi terjemahannya saya sarankan untuk memiliki buku terjemahannya dengan judul "DOA & WIRID" terbitan AT TIBYAN. karena terbitan ini menjaga keotentikan penerjemahan de el el. Buku ini kecil dan praktis, dan sangat perlu dimiliki setiap muslim, karena berisi dzikir dan doa sehari-hari mulai kita bangun sampai tidur lagi. harganya terjangkau, untuk pulau jawa hanya Rp. 10.000
(sebagian kata2 copas dari kata pengantar buku)
Allahu a'lam, semoga bermanfaat
ini bukan promosi lo (saya ga dapat fee dari penerbit), hanya provokasi ^^
SALAH PAHAM
Permisi, numpang lewat…..
Mungkin masih sering kita jumpai orang2 yang salah memahami arti suatu kata.
Misal saja ketika ada gadis berjilbab tidak mau diajak bersalaman oleh laki2, ketika ditanya mengapa, lantas dijawab “maaf, anda bukan muhrim saya”.
Ya muhrim, padahal sebenarnya yang dimaksud adalah mahram.
Lalu apa sebenarnya pengertian muhrim dan mahram itu sendiri?
Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selama-lamanya karena sebab nasab, persusuan dan pernikahan (Ibnu Qudamah al-Maqdisi dalam al-Mughni 6/555).
Seorang lelaki boleh melakukan safar (perjalanan) dengan wanita yang menjadi mahramnya, boleh berboncengan dengannya, boleh berjabat tangan dengannya dan seterusnya dari hukum-hukum mahram.
Sedangkan muhrim adalah orang yang sedang melakukan ihram dalam haji atau umrah.
Truz, Siapa saja sebenarnya mahram kita itu? Bisa dilihat di:
http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html
http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html
Begitu juga dengan silaturahmi, yang mungkin sudah sering kita dengar tentang keutamaannya.
"Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan (atau diberkahi) rezekinya atau ditunda (dipanjangkan) umurnya, maka hendaknya ia bersilaturrahim." (HR. Muttafaqun 'alaih).
Silaturahmi diambil dari kata-kata shilah dan rahim. Shilah berarti menyambung sedangkan rahim atau rahm adalah kekerabatan atau sebab-sebabnya (Mu’jam Wasith 1/335).
Jadi tidak tepat ketika ada yang berkunjung kepada sesama muslim –yang bukan kerabat- dan kita menyebutnya dengan silaturahmi.
Dan keutamaan hadits tentang silaturahmi tentu hanya berlaku bagi kunjungan –untuk menyambung kekerabatan- kepada kerabat, bukannya semua muslim.
Agar tidak salah paham tentang arti silaturahmi bisa dilihat di:
http://ustadzaris.com/memahami-silaturahmi
Dan agar tidak salah memahami makna hadits tentang silaturahmi bisa dilihat di:
http://www.pengusahamuslim.com/baca/artikel/1055/12-kiat-ngalap-berkah-kiat-kedelapan-menyambung-tali-silaturahim
Walaupun memang ada hadits lain tentang keutamaan berkunjung pada sesama muslim –yang bukan kerabat-
“Barangsiapa yang menjenguk orang sakit dan mengunjungi saudaranya karena Allah, dia akan diseru dari atas ‘Engkau telah berbuat baik dan telah baik pula perjalananmu. Engkau telah menyiapkan tempatmu di surga’” (HR Tirmidzi, hasan).
Tentang persaudaraan sesama muslim, bisa dilihat di:
http://buletin.muslim.or.id/akhlaq/nikmat-persaudaraan
Allahu a’lam, semoga bermanfaat…
FUTUR
FUTUR, satu kata yang mungkin sudah familiar bagi kita dan kitapun mungkin sering mengalamiya.
Futur bisa bermakna: kembali kepada kekufuran setelah keimanan.
Juga bisa bermakna kembali kepada makisiat setelah taat.
Sebagaimana yang telah dikabarkan Nabi saw bahwa iman itu naik dan turun.
Dan seperti yang dikatakan para ulama bahwa Iman akan naik karena ketaatan dan akan turun karena kemaksiatan.
Seorang yag terkena penyakit futur menjadi lemah dan malas, bahkan terkadang berhenti sama sekali dari melakukan aktivitas kebaikan yang biasa dilakukannya
Lalu apa saja tanda2 futur itu?
cepat/mudah berbuat maksiat
tidak semangat ibadah
lalai dari dzikir
takut berlebihan (pada selain Allah), sehingga menjadi tidak tawakal
hidupnya untuk dunia
hanya mengurus dunia
sebab2nya:
lemahnya iman,
- faktor dalam dirinya
kebodohan
banyak orang bergelimang dalam maksiat, bid’ah bahkan kesyirikan disebabkan kebodohannya
kelalaian
maksiat
jiwa yang menyeru pada kejelekan
- faktor luar
fitnah dunia
teman yang jelek
menjauh dari lingkungan keimanan, misal: majelis2 ilmu
lemahnya tarbiyah iman dalam dirinya..
meremehkan dosa
ujub, PeDe kalau bakal masuk surga
Sebagian ulama salaf, di antaranya Sa’id bin Jubair berkata, Sesungguhnya ada seorang hamba yang beramal kebaikan malah ia masuk neraka. Sebaliknya ada pula yang beramal kejelekan malah ia masuk surga.
Yang beramal kebaikan tersebut, ia merasa ujub (bangga dengan amalnya), lantas ia pun berbangga diri, itulah yang mengakibatkan ia masuk neraka. Ada pula yang beramal kejelekan, namun ia senantiasa takut (akan adzab Allah) dan ia iringi dengan taubat, itulah yang membuatnya masuk surga.
tidak adanya kesabaran
ada orang yang sabar ketika menuntut ilmu, tapi tidak sabar ketika harus meninggalkan maksiat.
lalu bagaiman kembali meningkatkan keimanan ketika futur?
mencari ilmu –agama-
mentadabburi alqur’an
pelajari tauhid asma’ wa sifat
pelajari sirah nabi
pelajari sirah sahabat
de el el
daripada pecaya begitu saja dengan resuman saya, mending dengarkan langsung saja disini:
http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdurrahman%20Thayyib/Pasang%20Surut%20Keimanan%20%28Kajian%20di%20Lombok%29
juga bisa dibaca artikel tentang ini disini:
http://muslim.or.id/aqidah/iman-bisa-bertambah-dan-berkurang.html
http://muslim.or.id/aqidah/sebab-bertambah-dan-berkurangnya-iman.html
SUDAH BENARKAH SHALAT KITA?
Saudaraku shalat adalah amalan yang pertama dihisab. Jika ia baik baik pula amalan2 lainnya, namun jika ia buruk, buruk pula amalan2 lainnya.
Shalat juga merupakan pembeda, pembeda antara muslim dan kafir. Jika dia shalat berarti dia muslim, jika tidak berarti.......
Bahkan dalam kondisi terburuk (baca: banyak maksiat) sekalipun, jangan sampai kita meninggalkan shalat.
Jadi sudah sepatutnya sebagai seorang muslim, kita betul2 memperhatikan shalat2 kita,
Apakah bacaan2nya serta gerakan2nya sudah sesuai dengan yang dicontohkan Rasul?
Karena rasul sudah mengingatkan ”shalatlah kalian, sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)
Karena syarat diterimanya amal adalah ittiba’ (sesuai yang dicontohkan Rasul) dan ikhlas (semata2 hanya untuk Allah)
Dan syarat sahnya shalat adalah wudhu, jika ia tidak wudhu maka tidak sah shalatnya.
Jadi juga perlu bagi kita untuk mengetahui tatacara wudhu yang benar seperti yang dicontohkan Rasul.
Karena masih banyak kita jumpai, orang2 yang belum benar bacaan dan tatacara shalatnya, juga wudhunya.
Lagu bagaimana tatacara shalat dan wudhu yang benar itu?
Bisa dibaca di buku:
Sifat Shalat Nabi, karya Syekh Muhammad Nashiruddin Al Albani
Sifat Shalat Nabi, karya Syekh Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin
Sifat Wudhu Nabi, karya Syekh Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin
Harganya cukup terjangkau dan banyak dijual di toko2 buku Islam
Juga bisa didownload rekaman mp3nya di:
http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Pembahasan%20Kitab%20Zaadul%20Ma%27aad
(lebih bagus lagi kalau ketika mendengar mp3 ini sudah membaca bukunya)
Allahu a’lam, semoga bermanfaat ^^
Shalat juga merupakan pembeda, pembeda antara muslim dan kafir. Jika dia shalat berarti dia muslim, jika tidak berarti.......
Bahkan dalam kondisi terburuk (baca: banyak maksiat) sekalipun, jangan sampai kita meninggalkan shalat.
Jadi sudah sepatutnya sebagai seorang muslim, kita betul2 memperhatikan shalat2 kita,
Apakah bacaan2nya serta gerakan2nya sudah sesuai dengan yang dicontohkan Rasul?
Karena rasul sudah mengingatkan ”shalatlah kalian, sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)
Karena syarat diterimanya amal adalah ittiba’ (sesuai yang dicontohkan Rasul) dan ikhlas (semata2 hanya untuk Allah)
Dan syarat sahnya shalat adalah wudhu, jika ia tidak wudhu maka tidak sah shalatnya.
Jadi juga perlu bagi kita untuk mengetahui tatacara wudhu yang benar seperti yang dicontohkan Rasul.
Karena masih banyak kita jumpai, orang2 yang belum benar bacaan dan tatacara shalatnya, juga wudhunya.
Lagu bagaimana tatacara shalat dan wudhu yang benar itu?
Bisa dibaca di buku:
Sifat Shalat Nabi, karya Syekh Muhammad Nashiruddin Al Albani
Sifat Shalat Nabi, karya Syekh Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin
Sifat Wudhu Nabi, karya Syekh Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin
Harganya cukup terjangkau dan banyak dijual di toko2 buku Islam
Juga bisa didownload rekaman mp3nya di:
http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Pembahasan%20Kitab%20Zaadul%20Ma%27aad
(lebih bagus lagi kalau ketika mendengar mp3 ini sudah membaca bukunya)
Allahu a’lam, semoga bermanfaat ^^
LINK
assalamu'alaikum rekan2 facebooker
disela2 aktivitas eksis di FB, biasanya kan kita suka buka2 link2 web tertentu 4 ex: iklan, berita de es be..
nah daripada buka2 link2 ga manfaat yg waste our time, nih ada saran link2 yang bermanfaat:
yufid.com à searh engine kayak mbah google tapi versi islami –kita bisa nyari artikel islami sesuka kita, tinggal ketik key wordnya aja (biar ga nyasar, kalo google kan artikelnya dari banyak sumber; terpercaya n tidak terpercaya)
kajian.net à web berisi ceramah dari ustadz2 dan ulama2 terpercaya
pengusahamuslim.com à web khusus membahas ekonomi islam yang shahih
konsultasisyariah.com à berisi berbagai tanya jawab seputar masalah agama
hatibening.com
muslim.or.id
muslimah.or.id
ustadzaris.com
rumaysho.com
dan kawan-kawannya….
dan ini saran halaman di FB yang bisa di SUKAi:
Hati Bening, Moslem Channel, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, http://muslimah.or.id/, Muslim.Or.Id, Radio Rodja 756 AM, Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat, Cerita Islam - Sahabat, Tabi'in, dan Tabi'ut tabi'in dan Ulama Besar Islam, Bahasa Arab Online, Radio Muslim Jogja, Kajian.Net - Download MP3 Ceramah Agama Islam Gratis, Yufid TV, Remaja Islam Mau Mengenal Islam,
jangan sembarang menySUKAi halaman2 yang namanya islami, karena tidak jarang isinya menyimpang!! Cermati dulu sebelumnya.
o ya jangan juga sembarang menshare artikel2 islami yang:
1. berisi nasehat, tetapi didalamnya menggunakan pengANDAI2an terhadap Allah, rasul dan ajarain2 Islam, karena kita berIslam itu dengan dalil
2. tidak jelas sumbernya (shahih atau tidak) -kalau ternyata artikel itu dusta- berarti kita turut andil menyebarkan kedustaan itu
O ya ada yang tau ga caranya menjadikan TIDAK SUKA halaman yang udah terlanjur kita SUKA??
Allahu a’lam, semoga bermanfaat ^^
(hmm,,,,,internetpun –termasuk FB- bisa dijadikan ladang mengumpulkan pundi2 pahala, jika dimanfaatkan dengan bijak)
disela2 aktivitas eksis di FB, biasanya kan kita suka buka2 link2 web tertentu 4 ex: iklan, berita de es be..
nah daripada buka2 link2 ga manfaat yg waste our time, nih ada saran link2 yang bermanfaat:
yufid.com à searh engine kayak mbah google tapi versi islami –kita bisa nyari artikel islami sesuka kita, tinggal ketik key wordnya aja (biar ga nyasar, kalo google kan artikelnya dari banyak sumber; terpercaya n tidak terpercaya)
kajian.net à web berisi ceramah dari ustadz2 dan ulama2 terpercaya
pengusahamuslim.com à web khusus membahas ekonomi islam yang shahih
konsultasisyariah.com à berisi berbagai tanya jawab seputar masalah agama
hatibening.com
muslim.or.id
muslimah.or.id
ustadzaris.com
rumaysho.com
dan kawan-kawannya….
dan ini saran halaman di FB yang bisa di SUKAi:
Hati Bening, Moslem Channel, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, http://muslimah.or.id/, Muslim.Or.Id, Radio Rodja 756 AM, Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat, Cerita Islam - Sahabat, Tabi'in, dan Tabi'ut tabi'in dan Ulama Besar Islam, Bahasa Arab Online, Radio Muslim Jogja, Kajian.Net - Download MP3 Ceramah Agama Islam Gratis, Yufid TV, Remaja Islam Mau Mengenal Islam,
jangan sembarang menySUKAi halaman2 yang namanya islami, karena tidak jarang isinya menyimpang!! Cermati dulu sebelumnya.
o ya jangan juga sembarang menshare artikel2 islami yang:
1. berisi nasehat, tetapi didalamnya menggunakan pengANDAI2an terhadap Allah, rasul dan ajarain2 Islam, karena kita berIslam itu dengan dalil
2. tidak jelas sumbernya (shahih atau tidak) -kalau ternyata artikel itu dusta- berarti kita turut andil menyebarkan kedustaan itu
O ya ada yang tau ga caranya menjadikan TIDAK SUKA halaman yang udah terlanjur kita SUKA??
Allahu a’lam, semoga bermanfaat ^^
(hmm,,,,,internetpun –termasuk FB- bisa dijadikan ladang mengumpulkan pundi2 pahala, jika dimanfaatkan dengan bijak)
Rabu, 11 Mei 2011
JODOH
Asy Syifa' note, 110511
Entahlah, bangun tidur –tidur sore- langsung kepikiran (hal sudah kupikirkan beberapa bulan terakhir ini sebenarnya)
Kadang terbersit kekhawatiran tentang jodoh. Karena aku sekarang terlempar jauh ke ruang dan waktu yang berbeda, yang belum kutemukan teman2 yang semanhaj, juga majelis2 ilmunya. Walaupun sebenarnya berdasarkan pengamatanku di lapangan, ada orang2 yang sepertinya semanhaj senganku, hanya saja aku belum menemukan kajian2nya.
Aku khawatir apakah di kota yang disini aku merasa terasing dan tidak punya teman , aku akan menemukan orang yang semanhaj denganku yang menjadikanku teman hidupnya? Entahlah, aku merasa berada di tempat yang salah, jika masih di kota sebelumnya mungkin lebih mudah mencari sosok yang kuharapkan.
Dan satu hal lagi, sebelumnya aku tergabung dalam sebuah harakah –walaupun selama disana, pikiranku terus memberontak dari segala doktrin2nya, dan akhirnya akupun menemukan manhaj ini- kini setelah aku meninggalkan kota itu, aku benar2 bisa terlepas dari harakah itu, aku tidak lagi mengikuti kajian rutinan mereka. Tapi, beberapa bulan lalu aku sempat melamar sebagai guru di dua SDIT, yang satu aku kira tidak terbackingi oleh harakah apapun dan satunya dibackingi ex harakahku dulu. Dan baru2 ini aku dapat panggilan dari SDIT kedua, kemungkinan sih aku bisa diterima. Nah, ini dia, aku sudah berusaha lari, menjauh, tapi sepertinya aku akan kembali pada mereka –tapi hanya dalam pekerjan saja-. Namun ketika aku disana otomatis secara tidak langsung orang akan menilai aku termasuk dari mereka.
Disini Aku kembali khawatir. Khawatir orang yang semanhaj denganku mengira aku bagian dari harakah itu, dan menjadikannya tidak tertarik padaku, atau orang dari harakah itu ada yang tertarik padaku.
Kini aku hanya bisa mengiba pada Dzat Penguasa hatiku -untuk mempertemukan aku dengan lelaki yang semanhaj- tidak ada usaha yang bisa ku lakukan saat ini. Mengharap janjiNya yang pasti benar, bahwa perempuan yang baik hanya untuk laki2 yang baik pula. Yakin bahwa jodohku sudah digariskan bahkan sebelum aku dilahirkan, dan tidak mungkin tertukar. Ibarat asam di gunung, garam di laut, bertemu juga di belanga. Tidak ada yang susah jika Dia menjadikannya mudah. Tidak ada yang tidak mungkin jika Dia menjadikannya mungkin. Dan akupun menjadi lebih tenang.
Dan aku masih bermimpi bisa kembali ke kota itu, entah bagaimana caranya, menikah dengan lelaki semanhaj dikota ini, yang asli kota itu ataupun bukan, tapi akan hijrah kesana. Atau menikah dengan lelaki yang sekarang sudah tinggal disana, dan dia membawaku kesana. Semoga mimpi ini bisa kupeluk, segera.
Kini aku hanya bisa menanti keajaiban dariNya, wahai Dzat Yang Mengetahui segala isi hati.
Ya Allah kabulkanlah…..amin….
(Sungguh aku tidak ingin menikah dengan lelaki harakah dengan segala fanatismenya ataupun lelaki awam yang tidak paham agama)
Entahlah, bangun tidur –tidur sore- langsung kepikiran (hal sudah kupikirkan beberapa bulan terakhir ini sebenarnya)
Kadang terbersit kekhawatiran tentang jodoh. Karena aku sekarang terlempar jauh ke ruang dan waktu yang berbeda, yang belum kutemukan teman2 yang semanhaj, juga majelis2 ilmunya. Walaupun sebenarnya berdasarkan pengamatanku di lapangan, ada orang2 yang sepertinya semanhaj senganku, hanya saja aku belum menemukan kajian2nya.
Aku khawatir apakah di kota yang disini aku merasa terasing dan tidak punya teman , aku akan menemukan orang yang semanhaj denganku yang menjadikanku teman hidupnya? Entahlah, aku merasa berada di tempat yang salah, jika masih di kota sebelumnya mungkin lebih mudah mencari sosok yang kuharapkan.
Dan satu hal lagi, sebelumnya aku tergabung dalam sebuah harakah –walaupun selama disana, pikiranku terus memberontak dari segala doktrin2nya, dan akhirnya akupun menemukan manhaj ini- kini setelah aku meninggalkan kota itu, aku benar2 bisa terlepas dari harakah itu, aku tidak lagi mengikuti kajian rutinan mereka. Tapi, beberapa bulan lalu aku sempat melamar sebagai guru di dua SDIT, yang satu aku kira tidak terbackingi oleh harakah apapun dan satunya dibackingi ex harakahku dulu. Dan baru2 ini aku dapat panggilan dari SDIT kedua, kemungkinan sih aku bisa diterima. Nah, ini dia, aku sudah berusaha lari, menjauh, tapi sepertinya aku akan kembali pada mereka –tapi hanya dalam pekerjan saja-. Namun ketika aku disana otomatis secara tidak langsung orang akan menilai aku termasuk dari mereka.
Disini Aku kembali khawatir. Khawatir orang yang semanhaj denganku mengira aku bagian dari harakah itu, dan menjadikannya tidak tertarik padaku, atau orang dari harakah itu ada yang tertarik padaku.
Kini aku hanya bisa mengiba pada Dzat Penguasa hatiku -untuk mempertemukan aku dengan lelaki yang semanhaj- tidak ada usaha yang bisa ku lakukan saat ini. Mengharap janjiNya yang pasti benar, bahwa perempuan yang baik hanya untuk laki2 yang baik pula. Yakin bahwa jodohku sudah digariskan bahkan sebelum aku dilahirkan, dan tidak mungkin tertukar. Ibarat asam di gunung, garam di laut, bertemu juga di belanga. Tidak ada yang susah jika Dia menjadikannya mudah. Tidak ada yang tidak mungkin jika Dia menjadikannya mungkin. Dan akupun menjadi lebih tenang.
Dan aku masih bermimpi bisa kembali ke kota itu, entah bagaimana caranya, menikah dengan lelaki semanhaj dikota ini, yang asli kota itu ataupun bukan, tapi akan hijrah kesana. Atau menikah dengan lelaki yang sekarang sudah tinggal disana, dan dia membawaku kesana. Semoga mimpi ini bisa kupeluk, segera.
Kini aku hanya bisa menanti keajaiban dariNya, wahai Dzat Yang Mengetahui segala isi hati.
Ya Allah kabulkanlah…..amin….
(Sungguh aku tidak ingin menikah dengan lelaki harakah dengan segala fanatismenya ataupun lelaki awam yang tidak paham agama)
Langganan:
Postingan (Atom)





